Selasa, 25 November 2014

The Maze Runner (2014) Quality: DVDRip

. The Maze Runner
(2014)
Quality: DVDRip & HDCAM
Released 19 September 2014
(USA)
Country USA | Canada | UK
Language English
Genre Action | Mystery | Sci Fi
| Thriller
Director Wes Ball
Writers
Noah Oppenheim
(screenplay), Grant
Pierce Myers
(screenplay), 2 more
credits »
Starcast
Dylan O'Brien , Kaya
Scodelario, Will Poulter
| See full cast and crew
»
Rating
7.3/10
Ratings: 7.3/10 from
64,266 users
Metascore: 56/100
Reviews: 232 user | 216
critic | 34 from
Metacritic.com
Review:
Sesungguhnya banyak alasan mengapa film
young-adult dengan tema dystopia terbaru ini
tampak meragukan, berasal dari sektor
pendanaan yang ia miliki, jadwal rilis yang
seolah menghindar dari hingar bingar
summertime dan akhir tahun yang selalu
menjadi sasaran lezat meraup keuntungan,
begitupula dengan hype yang dapat dikatakan
hanya besar dikalangan mereka yang telah
membaca novelnya. Tapi dibalik berbagai hal
pesimistis tadi film ini mampu untuk tidak
menjadi kemasan sci-fi post-apocalyptic
terbaru yang membuat penonton mulai jenuh
dengan sub-genre tersebut. The Maze Runner, a
not bad introduction.
Pria muda bernama Thomas (Dylan O'Brien)
langsung dihantui rasa bingung ketika ia
mendapati dirinya telah berada disebuah
tempat misterius, sebuah perkampungan kecil
yang berada tepat ditengah labirin berukuran
raksasa yang mengelilinginya. Thomas bahkan
pada awalnya tidak mengetahui namanya
sendiri, hal yang juga pernah dialami oleh
puluhan anak laki-laki lain yang menyebut diri
mereka the Gladers, mereka yang telah terlebih
dahulu terdampar disana dengan cara yang
sama, melalui sebuah elevator yang mereka
sebut The Box, kemudian bangun, lupa ingatan,
dan bingung.
Para penghuni terdahulu terus melakukan
metode yang sama untuk mencari jalan keluar,
di bawah pimpinan Alby (Aml Ameen) mereka
mengirimkan sekelompok pelari yang
dikomandoi oleh Minho (Ki Hong Lee) untuk
masuk kedalam labirin yang berubah bentuk
secara periodik itu di pagi hari dan kemudian
pulang menjelang malam hari.
Formula yang terus menjebak itu ternyata tidak
berhasil menangkap Thomas, yang kemudian
membawa perubahan bagi mereka yang
menghasilkan masalah lain yang ikut
melibatkan dua sosok penting lainnya, Newt
(Thomas Sangster Brodie) dan Gally (Will
Poulter).
Ketika anda tahu bahwa sebuah film punya
materi yang mumpuni untuk mempermainkan
rasa penasaran dan membawa anda kedalam
petualangan penuh kompleksitas tingkat tinggi,
tapi ternyata yang kemudian hadir dihadapan
anda adalah kombinasi tadi dalam kualitas satu
grade dibawah ekspektasi, menjadikan ia tidak
terasa sebagai sesuatu yang berbeda, satu kata
yang tepat untuk mewakili situasi tersebut
adalah mengecewakan. Mungkin sederhananya
begitu apa yang saya tangkap dari pernyataan
seorang rekan yang merupakan reader dari
novel karya James Dashner yang menjadi basis
kisah yang ditulis ulang Noah Oppenheim,
Grant Pierce Myers, dan T.S. Nowlin ini.
Lantas bagaimana dengan mereka yang bukan
reader? Jawabannya adalah tentu saja berbeda.
Bukan berarti mengatakan jika anda penonton
yang belum membaca novelnya anda akan
dengan mudahnya menyukai petualangan
sempit ini, tapi hanya dengan mengandalkan
premis sangat menarik yang ia miliki (meskipun
akan mulai terasa standard dengan populernya
konflik serupa sekarang ini), apa yang Wes Ball
tampilkan selama hampir dua jam itu mampu
memberikan sebuah petualangan dangkal yang
tidak membosankan.
Ya, sedikit bingung juga sebenarnya dimana
ketika melangkah keluar tidak ada perasaan
jengkel seperti yang eksis di beberapa film
young-adult serupa yang hadir belakangan ini,
ada petualangan cekatan yang cukup
menyenangkan. Ya, kalimat terakhir tadi itu
mungkin bisa mewakili apa yang diberikan oleh
The Maze Runner, hiburan standard yang
cekatan. Ada daya tarik yang konsisten disini
yang mampu menahan penonton untuk tidak
pergi menjauh, kumpulan berbagai pertanyaan
yang kehadirannya seperti menjadi pewarna
yang sengaja ditempatkan di panggung utama,
untuk kemudian menutupi berbagai minus yang
mayoritas berasal dari miskinnya pesona yang
ia punya.
Upaya untuk bertahan hidup terus ditekan
disini, misteri yang jika dicermati sebenarnya
tidak terbangun dengan baik itu anehnya tetap
mampu mencuri atensi, mondar-mandir dalam
gerak cepat yang mungkin akan mengingatkan
anda dengan beberapa games di gadget yang
telah populer, menebar ketegangan yang tidak
begitu buruk untuk menemani karakter yang
seperti di set untuk selalu tampak bingung dan
takut. Standard memang, seperti daur ulang
dengan berbagai sentuhan kecil dari pattern
sci-fi dystopia yang uniknya menolak untuk
mempermainkan penontonnya dengan kisah
romansa.
Ya, keputusan yang terbilang efektif memang,
karena hingga akhir yang bermain di pikiran
kita adalah labirin, jalan keluar, dan kebebasan
yang menjadi impian dari karakter yang disini
tidak dapat dipungkiri terasa charmless, terasa
datar tanpa sebuah pertumbuhan yang
mumpuni, terkesan hanya ditempel didalam
cerita tanpa dipersenjatai dengan kompleksitas
yang mumpuni dalam menghadapi konflik yang
ada didepan mereka.
Alur cerita juga banyak terbantu oleh thrill dari
visual, bahaya dari kematian dan misteri
perlahan terasa mengalami degradasi energi
semakin jauh kita berjalan bersama mereka.
Sebut saja ini sebagai kemasan uji coba dari
Fox yang mungkin sedang mencari pengganti di
sektor ini dengan Percy Jackson yang masih
belum jelas masa depannya itu, budget yang
terbilang kecil, dan seperti yang dibahas diawal
tadi ia tidak ditempatkan di time slot yang
mumpuni.
Mudah untuk menilai The Maze Runner hal tadi
karena film ini seperti hanya ingin menggoda
penontonnya, karena tidak ada rasa percaya
diri yang kuat dari Fox pada film ini, upaya
yang terlihat memang terlihat setengah hati,
seperti hanya ingin agar kita berkenalan dengan
karakter dan pondasi masalah yang mereka
punya, dan kemudian menantikan film
keduanya. Tidak heran divisi akting tidak punya
performa yang standout, mereka hanya
ditemani dengan kebingungan serta teror yang
mayoritas datang dari scoring, dan juga visual
yang telah menjadi keahlian Wes Ball.
Overall, The Maze Runner adalah film yang
cukup memuaskan. Sebuah kemasan uji coba
yang kurang rapi yang hanya berniat mencoba
menggoda penontonnya dengan petualangan
standard dan cekatan, yang uniknya terasa
cukup menyenangkan, sebuah perkenalan pada
perjuangan bertahan hidup berisikan rasa takut
dan bingung dari karakter yang memang tidak
ingin terlihat megah dan hanya ingin menjauh
dari segala kegagalan skala besar pada masalah
umum yang identik dengan tema yang ia bawa.
Standard, tapi cukup menyenangkan. Apakah
anda tergoda untuk film kedua?
Sumber
Download Film The Maze Runner (2014) DVDRip
Subtitle Indonesia MP4 High Quality:
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 360p
Durasi: 1 Jam - 53 Menit - 29 Detik
Size: 289 mb
SS:
Download Single Link:
Click here...
UC: LINK1

TF: LINK2

SB: LINK3

Sub indo

Tidak ada komentar: